Ton futur dépend de tes rêves | Masa depanmu tergantung pada impian"mu

Kamis, 23 April 2015

Bunga Kredit Sudah Terlalu Tinggi, DPR: Bank Bertobatlah



MedanBisnis - Jakarta. Suku bunga kredit perbankan nasional maupun daerah dinilai mulai mengkhawatirkan karena dipatok terlalu tinggi. Bunga tinggi berpotensi maraknya kredit macet.
Untuk itu, perbankan diminta memangkas margin atau batas selisih keuntungan. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Gus Irawan dalam Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI) di kantor Asbanda Menara MTH Lantai 8, Jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (25/3).
"Tolong dibatasi margin bank. Saya setuju soal ini, khususnya BPD ini marginnya tinggi-tinggi, tobatlah," kata dia.
Gus menyebutkan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), suku bunga kredit perbankan mulai mengkhawatirkan, ini harus ditekan.
"Saya baca rilis dari Pak Muliaman soal suku bunga yang mengkhawatirkan, OJK bilang sudah pada tingkat yang mengkhawatirkan, makanya OJK minta untuk ditekan," ujarnya.
Gus menambahkan, perbankan Indonesia saat ini sudah tidak efisien, yang difokuskan hanyalah mengejar Net Interest Margin (NIM) setinggi mungkin.
"Perbankan kita sangat tidak efisien. Ada di BPD suku bunga 1,25% per bulan. Saya setuju NIM maksimum 5%," ucap dia.
Selain mengkritik soal tingginya NIM perbankan, Gus juga mengkritik soal kebijakan otoritas sektor keuangan yaitu Bank Indonesia (BI) dan OJK yang dinilainya membingungkan masyarakat.
"Faktanya sekarang industri bingung, BI bikin layanan perbankan digital, OJK branchless banking. Saya khawatir kalau ada salah satu bank kita kalau ada missmacth, kayak di Inggris itu komunikasi bank sentral dengan OJK missmatch terjadi collaps, makanya kita harus tegas soal makro prudensial, itu masih tugasnya BI yang diamanahkan di UU OJK. BI ngeluh kalau ada apa-apa itu enggak bisa lihat detil karena yang kuasai adalah OJK," tandasnya. (dtf)

Sumber Artikel :

Kesimpulan :
Dari artikel di atas saya menyimpulkan bahwa terjadinya  suku bunga tinggi tidak hanya dialami oleh perbankan nasional, namun juga dialami oleh perbankan daerah. Hal ini menyebabkan meningkatnya ppotensi kredit macet. Dan hal ini menjadi sangat mengkhawatirkan bagi keefisiensian perbankan jika hanya hanya mengejar Net Interest Margin (NIM). Lalu dari artikel di atas menerangkan bahwa terjadi ketidakjelasan kebijakan otoritas sektor keuangan yaitu Bank Indonesia (BI) dan OJK yang dinilai masih membingungkan masyarakat. Dengan itu dikhawatirkan juga akan terjadi missmacth. Dan jika missmacth komunikasi antara bank sentral dengan OJK itu terjadi seperti di Inggris, maka akan menyebabkan terjadinya collaps.

Saran :
Menurut saya, harus ada peninjauan dan pengkajian ulang yang cepat tentang suku bunga. Karena dunia perbankan itu adalah salah satu penggerak roda perekonomian negara. Dengan suku bunga yang tinggi akan sangat memungkinkan terjadinya kredit macet. Dan itu artinya perputaran ekonomi melambat. Padahal di negara kita saat ini tidak sedikit masyarakat yang baru memulai usaha-usaha menengah dengan modal yang minim. Sehingga seharusnya dunia perbankan bisa menjadi alat untuk menolong usaha-usaha menengah masyarakat tersebut dan tiak hanya memfokuskan untuk mengejar Net Interest Margin (NIM).
Kemudian harus ada kejelasan kebijakan otoritas sektor keuangan yaitu Bank Indonesia (BI) dan OJK. Menurut saya, harus lebih gencar melakukan pengenalan kepada masyakarat tentang kebijakan otoritas sektor keuangan. Terlebih pemisahan tugas antara bank sentral dengan OJK belum lama terjadi. Sehingga masyarakat memerlukan penyesuaian terhadap kebijakan yang baru tersebut. Selain itu, pihak-pihak terkait harus secara cerdas dan profesional menjaga komunikasi antara bank sentral dengan OJK agar tidak terjadi missmacth ataupun collaps


Dibuat sebagai tugas tentang kritik saran mengenai suku bunga tinggi.
Asti Nur Damayanti / 21211270 / 4EB24

Sabtu, 21 Maret 2015

Untuk Kamu (Skrip .. skrip ..)

Dear kamu ,

            Beberapa hari belakangan ini aku selalu terngiang tentang kamu . Nyaris setiap hari nya selalu saja bertanya tentang kamu . Apa kabar kamu ? . Bagaimana perkembangan perjalanan tentang kamu ? . Hmmm … saat itulah sesekali aku menghela nafas .. Kalau boleh jujur , aku letih atau barangkali aku jenuh . Duuuh maaf , bukannya aku mengeluh .. hanya saja sepertinya aku perlu nuansa lain saat menjalani ini semua . Dari tahap awal mengajukan proposal tentang kamu sampai hari ini sudah aku lalui sebagaimana mestinya . Namun , hingga detik ini aku masih berusaha untuk kamu . Saat proposal tentang kamu telah di acc , aku kira aku bisa melanjutkan langkah berikutnya menuju kamu . Yaa , begitulah kenyataan . Saat aku berharap bisa melanjutkan langkah ., ternyata ada portal di tengah jalan yang buat ku tak berdaya dan memaksa ku untuk memulai semua nya dari langkah pertama kembali .
             Hmmm … barangkali begitulah kenyataan . Ada saatnya kita bisa dan harus ngotot tetap untuk memperjuangkan keinginan tentang sebuah mimpi . Ada saatnya pula kita harus menginjak rem lalu mundur untuk mencari jalan lain menuju tujuan yang sama . Iya , tujuan ku masih dan akan tetap kamu . Tunggu aku disana yaa kamu . Kemana pun realita mengarahkan ku , langkahku tetap menuju kamu . Tentunya melangkah seraya berdoa kepada Ilahi Rabbi Sang Pemilik Jagat Raya . Aku percaya , kekuatan doa akan meluluhkan apapun . Aku percaya , kekuatan doa kan dapat meyakinkan ku tentang jalan mana yang harus aku pilih untuk menuju kamu …
Sampai jumpa kamu diwaktu yang tepat . Aku harap , itu sesuai dengan target ku *Allahumma Aamiin



styasti
ngomong sama skripsi
210315

Jumat, 20 Maret 2015

Contoh Soal Kurs





  1. Seorang Turis asal Australia datang ke Indonesia membawa uang 10.000 AUD untuk keperluannya selama di Indonesia, Turis Australia tersebut menukar uangnya ke mata uang Rupiah. Berapa Rupiah kah uang yang dia memilik ?
Jawab :
AUD   = 15.000 x 9.879,00 (kurs beli)
= 148.185.000
Maka Turis Australia setelah menukar uangnya ke Rupiah dia memiliki Rp 148.185.000

  1. Albert berniat pulang ke Amerika, sisa uang yang dia miliki adalah Rp 9.500.000, Turis Amerika tersebut menukarkan uang rupiahnya ke uang dolar amerika. Berapakah total uang dolar yang dibawa pulang Albert ?
Jawab :
USD   = 9.500.000 / 13.147,00 (Kurs jual)
          = US$ 722,6

3.    Deni mendapat kiriman uang dari ibu nya yang bekerja di Singapura  sebesar $ 4.000 SGD dan kiriman Paman yang bekerja di Jepang sebesar ¥ 4.000. Dan Deni mempunyai tabungan $ 200 USD dan rudi berencana menukarkan semua uang tersebut ke Rupiah berapa Rupiah uang yang di peroleh rudi ?
Jawab :
SGD    =  4.000      x        Rp 9.313,00  =  Rp 37.252.000
JPY     =  ¥ 4.000   x        Rp. 106,59    =  Rp 426.360
USD    =  $ 200      x        Rp. 12,983.00 =  Rp 2.596.600
Jadi Total Rupiah Yang Diterima Deni Adalah Rp 40.274.960

4.    Tyas ingin menjual EUR miliknya sebanyak 550. Kemudian ingin menukarkannya ke USD. Berapa USD yang diperoleh Damay (Kurs 20 Maret 2015)
Jawab :
EUR (Eropa – Euro) = € 550 x 13.803,00 (kurs beli)
= € 7.591.650
Dalam kurs USD      = € 7.591.650 / $ 13.147,00 (kurs jual)
= $ 577,44 USD
Jadi USD yang dimiliki Damay adalah sebesar $ 577,44 USD

5.    Damay akan berangkat ke Swiss untuk liburan, kemudian ia akan menukarkan ke dalam Franc sebesar Rp 35.500.000. Berapa Franc yang didapat Tiara? (Kurs 20 Maret 2015)
Jawab :
Franc  = Rp 35.500.000 / Fr. 13.428,00 (kurs jual)
                   = Fr. 2.643,73

6.    Mr. Ahong berlibur ke indonesia dengan membawa uang ¥ 5000  Yuan dan $100 USD . Ketika ditukar ke Bank maka uang rupiah yang diterima oleh Mr wong  adalah….
          Jawab :
CNY   = ¥ 5.000 Yuan      x        Rp 2.064,00
= Rp 10.320.000
USD    = $ 100 USD          x        Rp 12,983.00
= Rp 1.298.300
Jadi total yang diterima Mr Ahong adalah Rp 10.320.000 + Rp 1.298.300 = Rp 11.618.300

7.    Amrullah mempunyai tabungan di bank luar negri sebesar 6.000 GBP ( British Pound), Ia ingin mengajak Istri dan ke 2 anakanya serta 1 orang baby sister untuk tour ke Hongkong dengan biaya perorang 3.000 HKD (Dollar Hongkong) dan biaya fiskal Rp. 1.500.000.  Berapa USD (Dollar Amerika) biaya yang harus di keluarkan?
Jawab :
6000 GBP ( British Pound) x 19.112,00 = Rp. 114.672.000

Biaya Tour   = (5 x 3000 HKD ) x 1.743,00    = Rp 26.145.000
Biaya Fiskal = 1.500.000 x 5                           = Rp   7.500.000 +
     Total Biaya                                                     Rp 33.645.000

USD (Dollar Amerika)       =  Rp. 33.645.000 / 13.147,00
=  $ 4.093,34
Jadi yang harus dikeluarkannya sebesar $ 4.093,34 USD

8.    Rofiq seorang warga negara Indonesia ia ingin berkunjung ke Saudi Arabia untuk Umroh. Ia mempunyai uang senilai Rp 95.500.000. Ketika ditukar di bank berapa SAR (Saudi Arabian Real) yang akan ia peroleh?
Jawab :       
SAR (Saudi Arabian Real)   = Rp 95.500.000 / 3.634,00
= SR 26279.58
Jadi yang akan ia peroleh dari penukaran di bank adalah sebesar SR 26.279,58

9.    Rijwan seorang warga negara Indonesia, ia mendapatkan hadiah dari perusahaannya tas kinerjanya diperusahaan untuk berwisata menuju New Zealand.  Untuk memnuhi kebutuhannya disana ia mempunyai uang senilai Rp 185.000.000. Ketika ditukar di bank berapa NZD (New Zealand – Dollar) yang ia peroleh? (Kurs 15 Maret 2015)
Jawab :
NZD (New Zealand – Dollar)      = Rp 185.000.000 / 9.845,00 (kurs jual)
                                                = $ 18.791,26 NZD
10.  Tuan Kyo mendapatkan deviden dari sejumlah saham yang ia miliki di luar negri sebesar 1100 SEK. Ia berniat untuk membeli sebuah tablet seharga 95.000 JPY (Japanese Yen). Ia membelikan anaknya Handphone seharga 460 SGD Singapore Dollar). Berapa rupiahkan yang harus disiapkan dari tabungannya?
Jawab :
9000 SEK x 1.464,00 = 13.176.000

Tablet           : ¥ 95.000 JPY x 109,82    =  10.432.900
Handphone   : 210 SGD x 9.543,00                  =  2.004.030
Total uang yang dipakai 10.432.900 + 2.004.030 = 12.436.930
Jadi sisa tabungannya sebesar Rp 13.176.000 – Rp 12.436.930 = Rp 739.070